Wannura

Koleksi Tumbuhan

BUNGA MELAYU:BUNGA KENANGA (Canangium odoratum) Jun 16, 2010

Buah kenanga tidak boleh dimakan.

Pengenalan

Pokok bunga Kenanga (Canangium odoratum, famili Annonaceae)  boleh membesar dan  mencapai ketinggian 30-35m. Batangnya berwarna kelabu asap. Daun tumbuhan ini berwarna hijau dan tersusun berselang seli  serta berbentuk bujur  berukuran 7-23 cm panjang dan  4-10 cm lebar. Pokok ini merupakan sejenis pokok saka hutan malar hijau yang besar.

Bagaimanapun pokok kenanga kawin (hibrid) mampu berbunga walaupun mencapai ketinggian kurang dari 2  meter. Pokok kenanga kawin biasanya kurang kuat keharumannya berbanding pokok kenanga tradisional asal.

Tumbuhan ini  juga mempunyai bunga berwarna kuning kehijauan yang wangi serta mempunyai 6 kelopak. Bunga Kenanga merupakan bunga tradisional yang amat digemari di Malaysia pada suatu masa dahulu kerana baunya yang harum semerbak. Bunganya sering dipetik dan disimpan dalam lipatan kain bagi mengharumkan baju dan rumah; ada juga yang menggunakan untuk  membuat bunga rampai atau dipakai semasa upacara adat tertentu.

Baunya lebih kuat pada waktu senja, kemungkinannya disebabkan faktor bagi menarik serangga pendebungaan yang aktif pada waktu tersebut.

Selain dari itu, ia sangat sesuai ditanam di halaman rumah kerana ianya dapat menolak `black magic` seperti terkena buatan orang.

Informasi tambahan

Kenanga diduga berasal dari Asia Tenggara . Bunganya banyak diperdagangkan sejak zaman dulu di Jawa, terutama untuk membuat minyak cem-ceman yang sering digunakan para wanita. Selain menyuburkan dan menghitamkan rambut, aromanya juga mengundang daya tarik. Karena itulah kenanga dikenal sebagai pohon parfum. Bagian tanaman yang dapat digunakan dalam kosmetika dan terapi herbal adalah bunganya. Bunga kenanga dapat diambil minyak atsirinya. Kandungan kimia dalam bunga kenanga adalah benzoic, farnesol, geraniol, linalool, benzyl acetate, eugenol, safrol, cadinene dan pinene. Bahan-bahan kimia tersebut mudah menguap dan sangat baik untuk aromaterapi. Minyaknya juga digunakan untuk campuran masker dan lulur.

BERDASAR pengalaman empirik nenek moyang, kenanga dapat digunakan untuk menyembuhkan panas badan, hati nyeri, bronkhitis, sesak napas, limpa bengkak dan malaria. Banyak herba dapat digunakan untuk menyembuhkan bronkhitis. Selama ini, herba-herba yang kita ketahui sering digunakan adalah patikan kerbau, kembang sepatu, pegagan, lengkuas, bayam duri dan bidara upas. Hanya sedikit yang tahu bahwa kenanga sebenarnya juga dapat digunakan untuk melawan bronkhitis. Cara meraciknya amat gampang, ambil 2 kuntum bunga kenanga, rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih hingga tersisa setengah gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum sekaligus. Lakukan cara ini 2 kali sehari secara teratur hingga sakitnya sembuh.

Di Philipina, kenanga juga digunakan untuk membuat minyak rambut dan hair tonic. Bahkan dibuat salep yang digosokkan ke seluruh tubuh untuk menangkis serangan penyakit di musim hujan. Setidaknya dapat menangkal gigitan nyamuk dan serangga berbisa termasuk ular.

DALAM famili annonaceae terdapat varietas kenanga lainnya yang juga menghasilkan minyak kenanga yang disebut dengan ylang-ylang. Varietas inilah yang banyak dibudidayakan di Philipina. Sementara varietas lainnya tumbuh di Madagaskar dan pulau Comores. Berbeda dengan tanaman keras lainnya, pohon kenanga berbunga sepanjang tahun. Dalam perdagangan herbal, minyak kenanga dikenal dengan nama cananga oil. Dihasilkan dari penyulingan bunganya. Dibanding sekitar 70 macam minyak atsiri lainnya, cananga oil tak mudah menguap karena mengandung unsur terpene dan sesquiterpene. Minyak kenanga digunakan untuk memroduksi wewangian bahan-bahan kosmetik di Eropa dan Amerika. Di Jawa, aromanya sering menebar dalam setiap upacara tradisional, karena kenanga dan melati memang merupakan bunga yang menghasilkan aroma yang khas. Bahkan dalam kepercayaan Jawa, kenanga dikenal sebagai bunga yang dapat menangkal black magic. Karena itulah di zaman dulu pohon kenanga mudah kita jumpai di setiap pekarangan rumah. Sayang sekarang sudah jarang atau sangat langka ditemui di pekarangan penduduk. Di pedesaan sekalipun. Mungkin karena tampilan bunganya yang out of date.

Sumber : http://keluargamustafa.wordpress.com/

About these ads
 

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 72 other followers

%d bloggers like this: