Wannura

Koleksi Tumbuhan

Zodia (Evodia suaveolens) BERACUN DAN MENAMBAHKAN STAMINA Julai 6, 2010

Pengenalan
Tanaman perdu ini berasal dari keluarga Rutacea. Tinggi tanaman 0.3 – 2 m dan panjang daun dewasa 20 – 30 cm. Bentuk zodia cukup menarik sehingga banyak digunakan sebagai tanaman hias. Zodia berasal dari Papua, namun saat ini sudah banyak tumbuh di Pulau Jawa. Tanaman ini tumbuh baik di ketinggian 400 – 1.000 meter dpl.

Perkembangbiakannya sangat mudah yaitu dengan menggunakan biji. Di daerah asalnya Papua, masyarakat di sana sudah lama menggunakan tanaman ini untuk menghalau serangga, khususnya nyamuk dengan menggosok kulitnya dengan daun zodia sebelum masuk ke hutan. Zodia memiliki kandungan evodiamine dan rutaecarpine, sehingga menghasilkan aroma yang cukup tajam yang tidak disukai serangga. Selain itu, daun zodia terasa pahit, bisa digunakan sebagai obat tradisional, antara lain untuk menambah stamina tubuh, sementara rebusan kulit batangnya bermanfaat sebagai pereda demam malaria. Menurut Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), minyak yang disuling dari daun zodia mengandung linalool 46 % dan apinene 13.26%.

Nah, linalool inilah yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Menurut Agus Kardinan (2004), daun zodia mampu menghalau nyamuk selama 6 jam, dengan daya halau (daya proteksi) sebesar lebih dari 70 %. Selain efektif mengusir nyamuk, belakangan ini para ilmuwan menemukan khasiat lain dari zodia, misalnya penyembuh sakit kepala, disentri, dan pembunuh sel kanker.

Bunganya pun dapat dijadikan obat gosok untuk mengobati masuk angin.  Zodia akan mengeluarkan aroma bila daun-daunnya saling menggosok. Letakkan tanaman di sekitar tempat angin masuk dalam ruangan, bisa juga di sudut ruangan tertentu, kemudian tiup dengan kipas angin. Aroma yang cukup wangi pun akan keluar. Namun demikian, kita tetap harus waspada. Seandainya tanaman zodia diletakkan di ruangan yang sempit dan sedikit sirkulasi udara, biasanya orang yang ada di dalamnya pun pusing atau mabuk.  Lazimnya, tanaman ini ditanam dalam pot, dan digunakan sebagai tanaman dalam ruangan (indoor plant). Namun, baik juga bisa langsung ditanam di halaman rumah.Bahkan, bisa memberikan kesejukan tersendiri. Tinggi tanaman bila dibiarkan bebas di lapangan bisa mencapai 200 cm. Daunnya cantik sekali, hijau agak kekuningan, pipih panjang tapi lentur, dan menyejukkan mata yang memandang.

Tanaman zodia juga cukup mudah diperbanyak, baik melalui stek ranting maupun bijinya. Ketika sudah berbunga dan berbiji, biji zodia akan jatuh dan tumbuh di sekitarnya. Hanya saja, fase pertumbuhan membutuhkan perhatian tersendiri. Bila langsung kena sinar matahari, ia boleh mati. Sebaliknya, bila kurang sinar matahari justru pertumbuhannya tidak sihat. Tanaman ini akan tumbuh subur bila dikembangkan di daerah yang cukup dingin.

Tanaman zoodia ini mampu mengusir nyamuk. Wangi dan tidak sukar memeliharanya.

Perawatan :

Cukup ditaruh di dalam rumah dan pagi hari dikeluarkan untuk menghirup udara dan disiram.  Tanaman ini termasuk bandel dan tidak terlalu perlu perawatan khusus. Berbunga/berbuah tidak sampai 1 tahun dan bijinya langsung jatuh (pecah sendiri) di sekitar pohon dan langsung tumbuh jadi tunasnya yang baru bisa diletakkan di tempat lain (pot).
Zodia termasuk tanaman yang menyenangi matahari, karena itu tanaman ini harus dikeluarkan dari ruangan setiap hari. Penyiramannya tidak usah terlalu sering, cukup 2 kali seminggu.

Letak di mana?
Tanaman-tanaman  ini bisa diletakkan di dalam atau di luar ruangan. Yang paling tepat adalah menaruhnya di dekat jendela, pintu, ventilasi dan tempat-tempat yang memungkinkan nyamuk masuk ke dalam rumah. Selain mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah, hembusan angin bisa membuat aroma tanaman ini menyebar.

Tip
Jika tanaman sudah rimbun, sebaiknya tanaman tetap berada di luar. Petik saja beberapa lembar daun yang sudah tua, taruh di atas piring, dan letakkan di dalam ruangan. Daun di atas piring ini bisa tahan sampai dua bulan.

 

TAMPAL BESI (Phyllanthus reticulatus) BAGI MASALAH RADANG Julai 5, 2010

Filed under: Herba — zainura66 @ 12:58 am
Tags: , ,

KLASIFIKASI : Tampal besi disebut Phyllanthus reticulatus  Poir. atau Anisonema dubium Bl. termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah  cocorenean, wawulutan, trem-bilu, congcongbelut, euling-eulingan. Mahasu mambei,wori in talun.

SIFAT KIMIAWI : Kandungan kimia tumbuhan ini belum banyak diketahui.

EFEK FARMAKOLOGIS :
Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki  sifat :
Tawar, kelat (astringen), netral  dan sedikit beracun. Melancarkan peredaran darah  dan anti radang.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan : Batang dan cabang

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1.  Rematik.
Batang dan cabang 10 – 15 gram digodok, minum.
2. Luka terpukul.
Batang dan cabang secukupnya dilumatkan, tempelkan ke tempat yang sakit.
3.  Disentri.
Batang dan cabang 10 – 15 gram digodok, minum.
4.  Radang usus, radang lever danradang ginjal.
Batang dan cabang 10 – 15 gram digodok, minum.
5.  Cacingan pada anak-anak.
Batang dan cabang 10 – 15 gram digodok, minum.
6.  Asma, radang pangkal tenggorok (Laringitis).
Batang dan cabang 10 – 15 gram digodok, minum.

Sumber : http://www.tanaman-obat.com

 

KARAS (Aquilaria malaccensis Lamk.) POKOK BERNILAI TINGGI Julai 4, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 7:58 pm
Tags: , , , ,

PENGENALAN
Pokok Karas ialah salah satu daripada 15 spesis dalam genus Aquilaria mempunyai nilai komersil yang tinggi berasal dari Asia Tenggara, khususnya di hutan hujan Indonesia, Malaysia, Thailand, Kemboja, Laos, Vietnam, dan India utara. Tergolong dalam famili Thymelaeaceae, nama botaninya Aquilaria malaccensis Lamk. Malaysia sendiri mempunyai 5 spesis yang amat berkualiti iaitu Aquilaria Hirta, A. Malaccencis, A. Beccariana, A. Rostrata dan A. Microcarpa.

Pokok Karas tumbuh sehingga 6-20 meter tinggi. Daunnya yang berselang-seli mempunyai garisan tepi yang penuh dan hujung yang pendek dan tirus. Saiznya 5 – 11 sentimeter panjang, dan 2 – 4 sentimeter lebar. Bunga Pokok Karas berwarna hijau-kuning, dan dihasilkan dalam umbel; buahnya ialah sebiji kapsul berkayu sepanjang 2.5 – 3 sm.

Pokok Karas paling terkenal untuk kayunya yang diisi tepu dengan damar. Kayu Pokok Karas merupakan salah satu daripada kayu yang termahal di dunia, dan dihargai dalam banyak budaya disebabkan kewangiannya, dan digunakan secara meluas untuk dupa dan minyak wangi. (more…)

 

KROKOT (Portulaca oleracea L.) PENAWAR KENCING BERDARAH Julai 1, 2010

Filed under: Herba — zainura66 @ 6:51 pm
Tags: , ,

Kandungan kimia dan efek farmakologis
Krokot mempunyai rasa masam . Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam krokot di antaranya KCl, KSO₄, KNO₃, asid nicotinic, tanin, saponin, vitamin (A,B dan C), 1-noradrenalin, noradrenalin, dopamin dan dopa.
Efek farmakologis yang dimiliki krokot di antaranya penurun panas(antipyretic), penghilang sakit (analgetic), pelawas kencing (diuretic), antitoksik, penenang (sedative), penurun gula darah, antiskorbut (kerana kekurangan vitamin C), penguat jantung (cardio-tonic), penghilang bengkak serta pelancar darah.

Perbanyakkan dan Perawatan Tumbuhan
Pokok krokot boleh diperbanyakkan dengan keratan batang. Penanaman krokot yang sihat apabila mendapat air yang mencukupi, dijaga kelembapan tanahnya dan dibaja dengan baja organik.

Kegunaan dan khasiatnya
Seluruh bahagian tumbuhan krokot segar atau yang telah dikeringkan dapat dimanafaatkan untuk mengubati
Beberapa penyakit seperti berikut :

1. Badan sakit dan sengal serta gangguan sistem saluran kencing :

- rebus 9-13 gm herba krokot segar dengan 3 gelas air sehingga berbaki 1 gelas. Minum air rebusan tiga kali sehari.
2.  Bisul :
– Buat teh dengan krokot secukupnya, lalu minum the krokot setiap hari.
3.  Borok, ekzema dan radang kulit :
– Cuci bersih herba krokot segar, tumbuk sampai halus, lalu tambahkan sedikit garam. Hasil tumbukan dipakai untuk menurap bahagian yang sakit.
4.  Demam :
– Rebus krokot sebentar, jangan terlalu matang, lalu dimakan.
5.  Disentri :
– Wapkan 550 gm herba krokot segar selama 2-4 minit lalu tumbuk sampai halus. Perah hasil tumbukan sampai menghasilkan 150 ml cairan. Minum hasil perahan 3 kali sehari, masing-masing 50 ml.
6.  Jantung berdebar :
– Cuci 4 batang krokot, lalu giling. Tambahkan ½ cawan air masak dan 1 sudu besar madu, lalu ditapis dan minum bersama 1 sudu makan madu dua kali sehari.
7.  Kencing darah :
– Rebus 13 gm krokot dan 25 gm daun senduk bersama 3 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing 1 gelas.
8.  Luka digigit lipan :
– Cuci bersih herba krokot segar, tumbuk sampai halus lalu diperah. Air perahan itu disapu pada luka bekas gigitan.
9.  Radang usus :
– Cuci bersih segenggam herba krokot segar lalu tumbuk. Perah hasil tumbukan sampai menghasilkan 30 ml cairan. Tambahkan gula putih secukupnya dan air suam hingga menjadi 100 ml. Minum larutan ini 3 kali sehari. Cara lainnya rebus 60 gm krokot dan 60 gm jombang (Taraxacum officinale) dalam 3 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Minum air rebusan 3 kali sehari.
10.  Radang payudara dan buasir berdarah :
– Rebus 13 gm herba krokot segar bersama 2 gelas air, lalu minum air rebusannya.
11.  Sakit kuning dan radang gusi :
– Rebus 13 gm krokot bersama 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Minum air rebusan ini 3 kali sehari.

 

ARA PERAK (Ficus grossularioides) PUCUKNYA DIBUAT SALAD Jun 28, 2010

Filed under: Landskap — zainura66 @ 11:48 pm
Tags: , , , , , ,

Pokok Ara Perak adalah pokok malar hijau yang kecil dan yang boleh mencapai 10 meter (33 kaki) tingginya , dikatakan berasal dari Semenanjung Malaysia. Di kawasan tropika, pokok ini biasanya ditanam bagi mengindahkan taman dan sering ditanam di tepi jalan.
Daunnya berbentuk bujur ketika matang. Buah dan bunganya pula berbentuk bulat dan berwarna merah ketika masak. Buah ini tumbuh dari dahan-dahan secara langsung. Sebenarnya, buah ara ini adalah suatu rongga yang mengandungi bunga-bunga jantan dan betina. Pokok Ara Perak mempunyai perhubungan yang istimewa dengan penyengat ara yang merupakan serangga tunggal untuk mendebungakan bunga-bunganya. Penyengat ara masuk ke dalam buah ara melalui satu lubang yang amat kecil pada pangkal buah. Pengebungaan terjadi di dalam buah. Buahnya merupakan sumber makanan burung. Ia ada dicatat dalam kamus bahasa Melayu / Inggeris R. J. Wilkinson (1903).
Taruk pokok Ara Perak dimakan sebagai salad di Jawa, Indonesia dan daun-daunnya digunakan untuk merawat gangguan ginjal.

 

KANDRI BADAK : Bridelia insulana Jun 27, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 7:24 pm
Tags: , ,

 

KENIDAI BABI : Bridelia stipularis

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 7:19 pm
Tags: , ,

Bridelia stipularis
Pokok kecil (renek) setinggi 4 m. Berdaun ringkas, bentuk lonjong, 3.7 – 8.8 sm panjang dan 2.5 – 3.8 sm lebar; lai daun mempunyai 9 atau 10 pasang urat sekunder; daun pada pangkal ranting lebih besar, beransur-ansur kecil sampai hujung ranting. Bunga dalam jambak pada ketiak daun; bersaiz kecil, kaliks 2.5 mm panjang. Buah kecil daripada jenis drupa dengan ukuran panjang 1 sm, kaliks pada buah berukuran 5 mm panjang; berwarna hijau semasa muda dan bertukar hitam setelah masak. Kandungan dalam kulit pokok ialah tanin manakala batang pokok mengandungi alkaloid dan saponin. Akar Pokok Kenidai telah dipergunakan sebagai ubat untuk merawat seriawan serta untuk rawatan selepas bersalin.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 74 other followers