Wannura

Koleksi Tumbuhan

GERONGGANG DERUM (Cratoxylum formosum) Mei 18, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 5:44 pm
Tags: ,


Keterangan

Pokok jenis sub-kanopi ketinggian hingga 23 m dan berdiameter 39 sm. Batang pokoknya mengandungi susu getah (lateks) yang berwarna dari putih hingga ke kuning. Daunnya berpasangan, ringkas, mempunyai urat daun. Bunganya pula berdiameter 15 mm, merah muda-keunguan. Buahnya 15 mm panjang, berwarna hijau-kuning-coklat,; berkapsul dan akan pecah diisi dengan banyak biji ‘bersayap datar’.

Ekologi

Dalam ‘dipterocarp’ campuran tanpa terganggu, keranga, (gambut)-rawa, paya bakau dan hutan pantai hingga ketinggian 300 m. Sebahagian besar di halaman aluvial, tetapi juga di lereng bukit dan pergunungan. Di hutan sekunder biasanya hadir sebagai pohon sisa pra-gangguan.


Kegunaan

Kayu digunakan untuk pembinaan dalam bangunan.


Taburan

Kepulauan Andaman, Indo-China, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan (seluruh pulau), Filipina, Sulawesi.

Nama tempatan di Borneo

DAT Borneo, Entemu, Geronggang, Geronggang derum , Kajo jelan , Mampat, Melan, Mirinos, Nyalin bahe , Obah bukit , Patok tilan , Raja tugag , Sarungan, Sidodot.

http://asianplant.net/Hypericaceae/Cratoxylum_formosum.htm

 

SUNGKAI (Peronema canescens) Mei 10, 2010



Daerah Penyebaran dan Tempat Tumbuh

sungkai adalah jenis pohon yang tumbuh pada daerah tropis. Jenis ini termasuk kedalam suku Verbenaceae dengan berbagai nama daerah seperti Jati sebrang atau ki sebrang (Sunda), Jati Sumatra (Sumatra Selatan), Sungkai atau kayu lurus (Kalimantan Selatan). Daerah penyebaran adalah Bagian Barat Kepulauan Indonesia yaitu Jawa Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur (Anonim, 1980)..
  Sungkai tumbuh di hutan sekunder pada berbagai jenis tanah dan tidak memerlukan persyaratan tumbuh yang baik, namun biasanya tumbuh baik pada tanah yang cukup mengandung air, seperti di tepi sungai dan secara bermusiman tergenang air tawar. Sungkai tahan terhadap persaingan alang-alang dan terhadap kebakaran. Sungkai paa umumnya tumbuh baik pada ketinggian 0-600 meter dpl dan pada daerah yang mempunyai tipe iklim A-C menurut tipe curah hujan Schmidth dan Ferguson.

b. Ciri-ciri Botanis

  Tanaman sungkai merupakan tanaman kayu-kayuan yang  bisa mencapai tinggi 20-30 meter, dengan diameter batang mencapai 60 cm atau lebih. Tinggi batang bebas cabang bisa mencapai 15 meter.
  Bentuk batang lurus dengan lekuk kecil, tapi kadang-kadang bentuk batangnya jelek akibat serangan hama pucuk. Kulit berwarna abu-abu atau sawo muda, beralur dangkal mengelupas kecil-kecil dan tipis. Penampang kulit luar berwarna coklat, kuning atau merah muda. Kayunya berteras dengan warna sawo muda. Rantingnya penuh dengan bulu-bulu halus.
  Tajuk tanaman berbentuk bulat telur dan pada umumnya kurang rimbun. Daun mejemuk bersirip ganjil, letak berpasangan dan anak-anak daun letaknya berpasangan atau berselang-selang, lancip, melancip pada ujungnya, anak daun dibagian bawahnya tertutup rapat dengan bulu-bulu halus. Bentuk buah kecil-kecil dan letak bunga berpasangan serta berkedudukan malai. Perakaran menyebar dangkal, tidak tahan terhadap kekuranagn zat asam lebih dari 10 hari (Anonim, 1979 dan Anonim, 1980).
 
c. Manfaat dan Kegunaan

Kayu Sungkai termasuk kayu kelas awet III dan kelas kuat II – III, serta berat jenis 0,63. Kayu ini dapat digunakan sebagai bahan bangunan lantai, papan dinding, mebel, patung, ukiran dan kerajinan tangan. Selain hal tersebut sungkai juga dapat diolah menjadi finir mewah karena memiliki nilai dekoratif, kulitnya dapat digunakan dinding lumbung padi.

Begitu pula daunnya digunakan sebagai obat sakit gigi dan demam panas (Anonim, 1993).

Sumber : http://anakterang.wordpress.com/

Lain-lain kegunaan :

Daunnya direbus untuk dijadikan mandian bagi wanita selepas bersalin.

 

JATI (Tectona Grandis Linn. F.) POKOK BALAK BERNILAI TINGGI April 30, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 11:39 am
Tags: , ,

Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau.

Jati dikenal dunia dengan nama teak (bahasa Inggris). Nama ini berasal dari kata thekku (തേക്ക്) dalam bahasa Malayalam, bahasa di negara bagian Kerala di India selatan. Nama ilmiah jati adalah Tectona grandis L.f..

Habitus

Pohon besar dengan batang yang bulat lurus, tinggi total mencapai 40 m. Batang bebas cabang (clear bole) dapat mencapai 18-20 m. Pada hutan-hutan alam yang tidak terkelola ada pula individu jati yang berbatang bengkok-bengkok. Sementara varian jati blimbing memiliki batang yang berlekuk atau beralur dalam; dan jati pring (Jw., bambu) nampak seolah berbuku-buku seperti bambu. Kulit batang coklat kuning keabu-abuan, terpecah-pecah dangkal dalam alur memanjang batang.

Pohon jati yang dianggap baik adalah pohon yang bergaris lingkar besar, berbatang lurus, dan sedikit cabangnya. Kayu jati terbaik biasanya berasal dari pohon yang berumur lebih daripada 80 tahun.
Daun umumnya besar, bulat telur terbalik, berhadapan, dengan tangkai yang sangat pendek. Daun pada anakan pohon berukuran besar, sekitar 60-70 cm × 80-100 cm; sedangkan pada pohon tua menyusut menjadi sekitar 15 × 20 cm. Berbulu halus dan mempunyai rambut kelenjar di permukaan bawahnya. Daun yang muda berwarna kemerahan dan mengeluarkan getah berwarna merah darah apabila diremas. Ranting yang muda berpenampang segi empat, dan berbonggol di buku-bukunya.
Bunga majemuk terletak dalam malai besar, 40 cm × 40 cm atau lebih besar, berisi ratusan kuntum bunga tersusun dalam anak payung menggarpu dan terletak di ujung ranting; jauh di puncak tajuk pohon. Taju mahkota 6-7 buah, keputih-putihan, 8 mm. Berumah satu.
Buah berbentuk bulat agak gepeng, 0,5 – 2,5 cm, berambut kasar dengan inti tebal, berbiji 2-4, tetapi umumnya hanya satu yang tumbuh. Buah tersungkup oleh perbesaran kelopak bunga yang melembung menyerupai balon kecil.

http://id.wikipedia.org/wiki/Jati

 

MATA KELI (Gynotroches axillaris) Mac 23, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 6:46 pm
Tags: ,

 

RENGAS (Gluta spp.) POKOK HUTAN YANG BERACUN Mac 20, 2010

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:58 pm
Tags: , ,

 

RENGAS KERBAU JALANG (Gluta Aptera) BOLEH JADI KERBAU GILA

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:55 pm
Tags: , ,

 

RENGAS SUMPAH BIAWAK (Gluta spp.) BOLEH JADI KULIT BIAWAK

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:51 pm
Tags: , ,

 

RENGAS MARAH KELUANG (Gluta spp.) LUKA SEPERTI DICAKARNYA

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:47 pm
Tags: , ,

 

RENGAS KILAT SENJA (Gluta Swintonia) MERACUN SEPERTI KILAT

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:44 pm
Tags: , ,

 

RENGAS API (Gluta spp.) HINGGA BOLEH MELECUR KULIT

Filed under: pokok hutan — zainura66 @ 12:38 pm
Tags: , ,

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 72 other followers